IMPLEMENTASI TERAPI TEKNIK MENGONTROL HALUSINASI DENGAN KEGIATAN TERJADWAL PADA PASIEN DI RSKD DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN
Keywords:
Halusinasi, Terapi Menghardik, Kegiatan terjadwalAbstract
Latar Belakang: Halusinasi merupakan kondisi gangguan mental ditandai oleh pemahaman yang salah atau tidak benar melalui panca indra, termasuk penciuman, perabaan, penglihatan, pendengaran, dan pengecapan, terhadap stimulus yang tidak nyata atau tidak ada. Tujuan: Untuk mengetahui implementasi terapi teknik menghardik dengan kegiatan terjadwal pada pasien gangguan persepsi sensori: halusinasi. Metode: Pendekatan deskritif studi kasus yang dilakukan pada 2 orang pasien halusinasi selama 4 hari. Subjek diberikan terapi teknik menghardik dan bercakap-cakap dengan kegiatan terjadwal kemudian diobservasi dan evaluasi tanda dan gejala halusinasi. Data disajikan dengan tabel dan narasi. Hasil: Setelah pemberian terapi menghardik dan bercakap-cakap dengan kegiatan terjadwal pada hari keempat, ditemukan kesenjangan antara kedua responden. Pada responden pertama, semua tanda dan gejala halusinasi sudah tidak ditemukan, sedangkan pada responden kedua masih ditemukan dua tanda dan gejala halusinasi. Kesimpulan: Penerapan tindakan keperawatan teknik menghardik dengan kegiatan terjadwal dapat membantu pasien dalam mengontrol halusisasi yang dialami.
References
Armayanti, M. N. (2023). Analysis of The Decrease in Sign and Symptoms of Hallucinations with The Application of Aerobic Exercise Physical Activity Therapy. Journal Education Of Nursing(JEN), 6(2), 139–147. https://doi.org/10.37430/jen.v6i2.184
Cahayatiningsih, D., & Rahmawati, A. N. (2023). Studi Kasus Implementasi Bercakap-cakap pada Pasien Halusinasi Pendengaran. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 743–748. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1571
Damayanti, A. R., Yunitasari, P., Sulistyowati, E. T., & Putri, N. A. (2022). Penerapan Terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang Terhadap Perubahan Halusinasi Pada Pasien Halusinasi Pendengaran. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(November), 1377–1386.
Dewi, L. K., & Pratiwi, Y. S. (2022). Penerapan Terapi Menghardik Pada Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1, 2332–2339. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.1068
Dinkes Prov Sulsel. (2023). Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. 2023. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022. 1–107.
Oktaviani. (2022). Jurnal Cendikia Muda Volume 2 , Nomor 3 , September 2022 ISSN : 2807-3469 Oktaviani , Penerapan Terapi Menghardik Jurnal Cendikia Muda , Volume 2 , Nomer 3 , September 2022 halusinasi adalah halusinasi pendengaran ( auditory-hearing voices or sounds) dan. 2(September).
Rusli Abdullah, Basmalah Harun, Ekayanti Hafidah Ahmad, N. A. F. (2024). Penerapan Mengontrol Halusinasi Dengan Melakukan Aktivitas Terjadwal Di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Program Studi DIII Keperawatan STIK Makassar, 1.
Suri Herlina, W., Hasanah, U., Utami3, I. T., Dharma, A. K., & Metro, W. (2024). Penerapan Terapi Menghardik dan Menggambar Terhadap Tanda dan Gejala Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Application of Rebuking and Drawing Therapy to Signs and Symptoms in Audiotory Hallucination Patients. Jurnal Cendikia Muda, 4(4), 625–633.
Survei Kesehatan Indonesia RI. (2023). Indonesian Health Survey (Survei Kesehatan Indonesia) 2023. Ministry of Health, 1–68.
WHO. (2022). Mental Disorder. Mental Health.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rahmawati Nento, Rusli Abdullah, Basmalah Harun, Ekayanti Hafidah Ahmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




