IMPLEMENTASI PERSONAL HYGIENE UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PASIEN TERHADAP DEFISIT PERAWATAN DIRI PADA PASIEN DENGAN PERILAKU KEKERASAN DI RSKD DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN
Keywords:
Perilaku kekerasan, Defisit perawatan diri, Kemandirian pasien, Personal hygieneAbstract
Latar belakang: Defisit perawatan diri merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami hambatan ataupun gangguan dalam kemampuan untuk melakukan atau menyelesaikan aktivitas perawatan diri, seperti mandi, berpakaian, makan, dan eliminasi untuk dirinya sendiri. Tujuan: Mengetahui implementasi personal hygiene untuk meningkatkan kemandirian pasien terhadap defisit perawatan diri pada pasien dengan perilaku kekerasan di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Metode: Pendekatan deskriptif studi kasus yang dilakukan pada dua orang pasien perilaku kekerasan yang memenuhi kriteria inklusi. Kedua pasien diajarkan personal hygiene selama 6 hari untuk meningkatkan kemandirian dalam melakukan perawatan diri. Hasil: Pada hari pertama sebelum intervensi, responden I (Tn “H”) berpenampilan tidak rapi, kuku kotor dan panjang, mandi 1 x/2 hari, rambut berbau, jarang menggosok gigi, setelah intervensi hari ketiga penampilan rapi, mandi 2 x/hari, menggosok gigi pada saat mandi dan selesai makan. Sedangkan responden II (Tn “A”) sebelum intervensi hari pertama, klien jarang menggunakan baju, rambut berbau, suka menggunakan pakaian sobek, jarang mandi, dan tidak pernah menggosok gigi, namun setelah intervensi hari ketiga penampilan rapi, rambut tetap berbau, mandi 1 x/hari, menggosok gigi pada saat mandi dan makan. Kesimpulan: Implementasi personal hygiene dapat membantu pasien perilaku kekerasan dalam meningkatkan kemandiriannya untuk melakukan perawatan diri.
References
Fakhriyah, D., Lukman, S., Wahyuningsih, S., & Ilmayanti, N. (2023). Asuhan Keperawatan Jiwa pada Ny “M” dengan Gangguan Perilaku Kekerasan di RSKD Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO), 4(2), 165–172. https://doi.org/10.36590/kepo.v4i2.822
Indriani, B., Fitri, N., & Utami, I. T. (2021). Pengaruh Penerapan Aktivitas Mandiri : Kebersihan Diri Terhadap Kemandirian Pasien Defisit Perawatan Diri Di Ruang Kutilang Rsj Daerah Provinsi Lampung. Jurnal Cendikia Muda, 1(September), 382–389.
Kandar, K., & Iswanti, D. I. (2020). Faktor Predisposisi dan Prestipitasi Pasien Resiko Perilaku Kekerasan. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 2(3), 149. https://doi.org/10.32584/jikj.v2i3.226
Perry, P. &. (2019). (2023). Faktor Yang Mempengaruhi Penurunan Kemamapuan Pasien Dalam Melakukan Perawatan. Journal of Engineering Research.
Sari, S. P., Hasanah, U., & Inayati, A. (2021). Defisit perawatan diri pada pasien ditandai dengan menolak melakukan perawatan diri, tidak mampu mandi atau mengenakan pakaian, dan berhias secara mandiri, serta minat melakukan perawatan diri kurang. Tanda yang muncul pada pasien defisit perawatan diri s. 1(September), 372–382.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yulindrawati Mowisi, Basmalah Harun, Nurhayati, Rusli Abdullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




